PENGALAMAN PRAKTIKUM

PENGALAMAN PRAKTIKUM
January 23, 2016 No Comments Uncategorized Mahasiswa Akatel

Nama : Ardian Nur Arifin
NIM : 14150017
Kelas : 14 TEL 01

BAB I
PENDAHULUAN

Praktikum merupakan suatu metode dalam belajar, dimana kita terjun langsung kelapangan melihat suatu objek yang sesungguhnya, melakukan penelitian dan pengamatan serta kajian terhadap sebuah objek. Adapun tujuan praktikum yakni memperdalam pengetahuan pelajar serta membantu palajar untuk lebih mengeksplorasi lagi suatu objek. Praktikum banyak diterapkan dalam pendidikan yang berbasis kejuruan, mengapa demikian karena dalam lembaga pendidikan kejuruan pelajar disiapkan untuk dapat memiliki skill atau keahlian dan siap untuk bekerja. Dalam hal ini saya akan menjabarkan sedikit pengalaman saya dalam kegiatan praktikum di Akademi Telkom Jakarta selama ini.

BAB II
ISI “Pengalaman Praktikum”

Selama saya praktek di Akademi Telkom Jakarta, ada banyak hal dan ilmu yang saya dapat. Saya jadi tahu komponen-komponen CPU, Cara merakit CPU , Bagaimana Menginstall Windows baik melalui virtual box maupun tidak, lalu bagaimana mereset password bios dengan CIMOS, lalu bagaimana menggunakan ohm meter, dan masih banyak lagi.
Jujur pada saat awal atau pertama kali praktikum saya merasa ragu apakah saya bisa. kenapa saya bilang seperti itu? Yaa karena saya tidak memiliki basic dasar disitu. Sebelumnya saya berasal dari SMA Negeri jurusan IPS, yang tidak ada materi atau pembahasan yang lebih mendalam tentang hal-hal seperti ini sebelumnya.
Tapi, setelah saya belajar dari modul dan melakuan praktikum serta juga saya bertanya-tanya pada waktu praktikum Alhamdulillah saya jadi mengerti. Selama Saya Praktikum saya dibimbing oleh pembimbing yang berbeda ( ada 2 ) pembimbing, Ada Bpk. Ma’ruf dan Bpk. Yusuf. Dua Dosen ini yang membimbing saya pada saat praktikum selama ini.
Pada praktikum pertama waktu itu pembimbingnya Bpk. Ma’ruf membahas tentang Merakit / Memasang komponen-komponen yang ada pada cpu. Awalnya saya bingung komponen ini dipasang dimana yang ini dimana, tapi setelah Bpk. Ma’ruf Menjelaskan melalui modul dan tugas yang diberikan setelah praktikum saya jadi mengerti.
Untuk Praktikum yang Kedua pembimbingnya berbeda yaitu Bpk. Yusuf dan Kelompok saya juga bertambah 1 personil. Pada saat Praktikum dengan Bpk. Yusuf berbeda saat Praktek dengan bpk. Ma’ruf. Bilamana dengan Bpk. Ma’ruf Kita akan dijelaskan terlebih dahulu bagaimana perinciannya, tetapi dengan Bpk. Yusuf kita diharuskan Aktif bertanya karena Bpk. Yusuf Tidak atau kurang menjabarkan materi terlalu banyak.
Tapi saya rasa ini positif, karena kita jadi tahu apa yang kurang kita mengerti dari praktikum tersebut saat praktek, begitu pula saat praktikum dengan Bpk. Ma’ruf Bilamana saya kurang mengerti, saya mengajukan pertanyaan dan bpk. Ma’ruf menjabarkan jawabannya.
Saya rasa kedua dosen ini baik, keduanya membantu kita untuk bisa. Biasanya agar kita lebih paham kita ( saya ) diberikan tugas merangkum modul yang mungkin tujuannya supaya kita lebih memahami dari setiap praktikum yang dilakukan.
Biasanya pada saat praktikum dengan bpk. Yusuf ada 2 kelompok yang praktek secara bersamaan, berbeda pada saat praktek dengan bpk. Yusuf dimana hanya ada 1 kelompok saja. Lalu mengenai tugas yang diberikan setelah melakukan praktikum.
Biasanya setelah melakukan praktikum, saya diberikan tugas untuk merangkum modul pembahasan praktikum tersebut. Biasanya ada 4 modul yang diberikan setelah atau setiap 1 pertemuan praktikum. Banyak sedikitnya yang dirangkum oleh kita, itu tergantung pembahasan atau materi pada masing-masing modul tersebut.
Selama saya praktikum dari awal pertama saya praktek sampai pertemuan praktikum yang keberapa ini saya lupa, sudah banyak materi yang saya mengerti dan saya pahami. Dari yang awalnya sama sekali tidak tahu bagaimana-bagaimananya hingga akhirnya saya pun paham.
Balik lagi seperti diawal, saya rasa praktikum-praktikum seperti ini sangat bermanfaat untuk saya karena dengan praktikum seperti ini saya jadi tahu kondisi realnya, tidak hanya teori yang saya tahu. Jadi praktikum ini sangat positif bila perlu diperbanyak lagi tapi untuk tugasnya juga diberi keringan waktu lebih banyak juga kalo bisa.

BAB III
KESIMPULAN

Jadi kesimpulannya praktikum sangat membantu siswa untuk bisa bukan hanya sekedar pemahaman teorinya saja tetapi juga paham bagaimana dengan kondisi sesungguhnya. Praktikum seperti ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa/mahasiswi.

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *